Loading...

Destinasi wisata

Destinasi wisata

Home / Detail / taman-nasional-baluran

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran atau juga lebih di kenal dengan julukannya Africa Van Java adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan terdapat padang Savana yang sangat luas dengan banyak satwa liarnya. Banteng, rusa, ular, kerbau, monyet ekor panjang yang lumayan buas, kerbau dan burung merak yang indah, semua ada di Baluran. Keberadaan satwa liar ini menjadi ciri khas kawasan konservasi Taman Nasional Baluran.

Dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, rekreasi dan terdapat beberapa destinasi alam yang bisa anda kunjungi. Dari luasnya padang Savana Bekol, sampai lebatnya hutan hijau Evergreen Forest, hingga keindahan laut di Bama.

 

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi (sebelah utara), Jawa Timur, Indonesia. Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Gerbang untuk masuk ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55’17.76″S dan 114°23’15.27″E. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.

 

Nama Baluran di ambil dari nama gunung yang berada di kawasan ini yaitu gunung Baluran yang tampak berdiri kokoh dan menjadi latar yang indah.

 

Luas Taman Nasional Baluran 25 ribu hektare dengan memiliki beberapa jenis hutan, satwa dan tumbuhan dan 40%nya adalah Vegetasi savana. Baluran juga disebut sebagai miniatur hutan Indonesia karena hampir seluruh tipe hutan ada di Baluran. Di dalamnya terdapat Vegetasi Savana, hutan Mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun.

 

Sebanyak 44 jenis tumbuhan hidup subur di Baluran, di antarnya terdapat tumbuhan khas yaitu widoro bukol, mimba dan pilang. Terdapat 26 jenis mamalia, diantaranya banteng, kerbau, ajag, kijang, rusa, macan tutul, dan kucing bakau. Serta sebanyak 155 burung juga hidup di Baluran. Dan juga ada beberapa destinasi lain seperti Gua Jepang, Curah Tangis, Sumur Tua, Manting, Dermaga, Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang, Talpat, Kacip, Bilik, Sejileh, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, Pandean atau Candi Bang yang bisa anda kunjungi.

 

Mengamati kehidupan hewan liar di Taman Nasional Baluran, juga merupakan sebuah pengalaman tersendiri. Selain keindahan alam beberapa destinasi yang sudah ada.

 

 

Padang Savana Bekol

 

Setelah melewati hutan Evergreen, pengunjung akan tiba di kawasan yang tak kalah menakjubkan yaitu padang savana bekol. Bekol merupakan padang savana yang sangat luas dan indah, serta di dukung dengan pemadangan gunung baluran. Savana bekol sendiri memiliki luas sekitar 300 Ha dari total 10 Ha luas Savana di Baluran, yang juga merupakan Savana terluas di Pulau Jawa.

 

Saat musim penghujang, Bekol akan menyuguhkan hamparan hijau dan sejuk. Namun saat musim kemarau, Bekol akan terlihat kering dan berubah warna menjadi kecoklatan, tidak hanya bekol berlaku juga untuk semua tipe hutan di Baluran biasanya juga rawan kebakaran. Fenomena ini membuat Bekol memiliki kemiripan dengan pemandangan di gurun Afrika. Dari sinilah kemudian dijuluki Afrikan Van Java bagi Baluran.

 

Pengunjung juga akan dijumpai oleh satwa liar yang kerap menampakkan diri dalam waktu yang lama atau singkat. Biasanya segerombol rusa liar akan melintas di jalur kendaraan dan juga yang tidak pernah luput dari pemandangan adalah monyet ekor panjang. Monyet adalah satwa liar yang suka menganggu pengunjung dan akan meminta makanan. Selain monyet dan rusa, dari kejauhan segerombol banteng juga akan menampakkan diri. Yang paling jarang ditemui adalah burung merak, namun jika pengunjung beruntung maka akan bisa melihat burung merak dengan keindahan ekornya.

 

Alam Indonesia menyediakan kebutuhan yang diinginkan oleh para pecinta alam dan penikmat keindahan. Misalnya, ingin menikmati padang savana yang asli bukan buatan seperti di Afrika. Tidak perlu pergi jauh-jauh ke Afrika, karena alam Indonesia sudah menyediakan dengan segala keindahannya.

 

Kawan-kawan pecinta alam dan pecinta keindahan bisa langsung mengunjungi Banyuwangi, kota di ujung jawa timur. Padang Savana di Banyuwangi terdapat di dua tempat, yaitu Savana Sadengan yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo dan yang ke dua di Taman Nasional Baluran.

 

Tipe-tipe hutan yang ada di Taman Nasional Baluran :

 

 

Hutan Mangrove dan Rawa Asin

 

Tipe hutan ini terdapat di daerah pantai Utara dan Timur kawasan Taman Nasional Baluran, seperti di Bilik, Lambuyan, Mesigit, Tanjung Sedano dan di Kelor. Mangrove pendek yang tumbuh dengan agak baik di atas lumpur, terdapat di Kelor dan Bilik yang dikuasai oleh kayu api (Avicenia sp), Bogen (Sonneratia spp), Bakau-bakauan (Rhizopra spp), cantigi (Ceriops tagal) serta Rhizopora apiculata. Rawa asin yang hampir gundul yang berasal dari hutan mangrove yang ditebang habis, terdapat di Utara Pandean, Mesigit, Sebelah Barat Bilik dan beberapa tempat lainnya. Beberapa pohon kecil yang tumbuh di sini antara lain Avicennia sp dan Lumitzera racemosa tetapi tidak terdapat tumbuhan bawah.

 

Hutan Hijau Sepanjang Tahun atau Hutan Evergreen

 

setelah melewati gerbang TN Baluran, pengunjung akan memasuki kawasan hutan hijau sepanhang tahun atau lebih dikenal dengan sebutan hutan ‘evergreen’ sejauh kurang lebih 5 km. Hutan evergreen selalu hijau dan tidak pernah kering karena berada di wilayah cekungan di mana terdapat sungai bawah tanah. Yang menjadi idaman adalah ketika melewati evergreen serasa melewati terowongan hijau karena pepohonan tampak rapat dan daunnya tumbuh lebat.

 

Hutan Payau

 

Hutan payau sangat disukai satwa liar, karena tersedianya air tawar sepanjang tahun. Hutan payau yang terbesar terdapat di Sungai Kepuh sebelah Tenggara dan daerah lebih kecil di Popongan, Kelor, Bama di bagian Timur dan Gatal di bagian Barat Laut. Vegetasi yang ada disini adalah Malengan (Excoecaria agallocha), Manting (Syzygium polyanthum), dan poh-pohan (Buchanania arborescens).


Berita Semua Berita

Seblang Olehsari Tradisi Banyuwangi Penghilang Mara Bahaya
Admin | 14 Juni 2019

Banyuwangi - Banyuwangi dikenal dengan budaya atau tradisinya yaitu Tari Gandrung. Namun Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwan

Baca Lengkap
Banyuwangi dan BUMN Garap Wisata Kantor Pos Berusia 149 tahun
Admin | 15 April 2019

BANYUWANGI – Menggandeng PT. Kantor Pos Indonesia, Banyuwangi akan mengembangkan wisata heritage. Kantor Pos yang didirikan pada tahun 1870 i

Baca Lengkap
Kawah Ijen
Admin | 22 Maret 2019

Kawah Ijen, sebuah kawah dari Gunung Ijen yang memiliki panorama indah yang bisa anda dikunjungi sebagai objek wisata pegunungan. Pemandangan indah

Baca Lengkap

Kontak Kami

Telepon
0812 3241 8005
Alamat
Jln. Kemuning No. 33B Glagah Banyuwangi